Indonesia, it’s a Paradise and it’s a War Zone

Hi!

Beberapa hari kemaren gw lagi update music list dari top 40 UK urutan teratasnya ternyata single nya om Zayn pas didenger-denger ada sekelumat lirik yang bunyinya ” its a paradise and its a war zone” ya title artikel ini berawal dari lirik tersebut, pas denger lirik tadi tiba-tiba otak gw langsung menyebutkan satu negara, Indonesia, ya entah kenapa Bumi pertiwi ini adalah unlimited and endless “Paradise” tanpa ragu didalamnya tetapi juga merupakan sebuah “War Zone” i’ll show you why.

Ngomongin tentang Indonesia apa yang ada di mindset temen-temen nih………? No jangan pikiran negative kaya gitu dong, Indonesia itu indah kok kita punya destinasi wisata yang tanpa henti terus didatangi wisatawan asing apalagi domestik, bahkan dari segi pendapatan, pariwisata menempati urutan kedua setelah pastinya minyak, kita punya Bali yang lebih terkenal daripada Indonesia itu sendiri, Raja ampat, Bangka Belitung dan jutaan destinasi surgawi lainnya pun masih banyak yang belum atau masih sedikit yang mengetahuinya, pantai kita terkenal banget dengan produksi ombak-ombak menantangnya bagi para peselancar dari belahan dunia manapun ada tuh di Bali perlombaan surfing internasional tiap taunnya karena memang dimata dunia kita salah satu tujuan surfing yang diakui keganasannya.

Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia dengan luas laut 3,1 juta km2 memiliki tiga pulau yang masuk daftar pulau terbesar di dunia yaitu, pulau kalimantan, sumatera dan papua fakta ini membuat kita diakui negara hebat oleh dunia karena pemerintahan kita bisa tetap utuh meskipun kedaulatannya terdiri dari gugusan pulau-pulau yang dipisahkan beberapa lautan dan selat yang menurut mereka sangat sulit untuk mengaturnya apalagi ada pemisah lautan dan pegunungan, coba liat apakah ada negara selain Indonesia yang memiliki ribuan pulau dan bersatu dalam satu tatanan Negara? Ada? No, yang ada hanya Switzerland yang negaranya dipisahkan oleh pegunungan dan dunia juga mengakui kehebatan pemerintahan Swiss, tapi guys seriously suatu negara masih utuh meskipun dipisahkan lautan-lautan? Sesuatu sekali menurut gw jangan kan beda pulau, liat eropa satu pulau aja sampe ada puluhan negara begitu pula amerika selatan, Gimana kalo aussie, Australia cuma punya satu Main island dan beberapa pulau kecil, so notice this, its not easy to manage a lot of large islands and yet still under the same government, kita harus bangga guys.

Hal indah lainnya, Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa banyak salah satu penyumbang terbesar di dunia, di laut kita menyumbang 18% terumbu karang dunia, tempat berseliweran terfaforit bagi jutaan hiu dan ratusan penyu, di darat kita memiliki 98 juta hektar hutan tropis terbesar ketiga setelah brazil dan konggo, tempat bagi 11% tumbuhan dunia tumbuh disini, tempat bagi ratusan suku bangsa mencari makan, belum lagi kita memiliki ratusan flora dan fauna endemik di darat maupun laut yang hanya tumbuh di Indonesia, Indonesia juga merupakan negara dengan hutan mangrove terbesar di dunia, so Indonesia adalah salah satu penyumbang makanan laut terbesar dan salah satu penyumbang oksigen terbesar di dunia, beruntung kita yang tinggal di indonesia nih.

Tapi ada sisi lain dibalik deretan kehebatan ini, Indonesia juga merupakan “War Zone”, zona perang Pemerintah dan para Radikal, why? kita memiliki tanggung jawab yang besar atas apa yang kita punya, kita punya PR yang banyak, satu hal yang kita harus benahi adalah sumber daya manusia yang terkenal kurang sadar akan apa yang terjadi, kurang sadarnya kita mengenai apa yang kita punya berdampak pada series of negative chain reaction, apa aja dampak mirisnya ?

First, kemaren gw liat diberita jarang gw liat berita, isinya ternyata di Indonesia ini kasus aborsi yang terjadi per tahunnya mencapai angka 20 juta kasus bayangkan berarti 20 juta calon bayi harus gagal merasakan hidup pertahun dan ini berarti sekitar 50 ribu kasus aborsi tiap hari, wait what? 50 ribu janin harus gagal hidup per hari, its not not a small number ! Siapa tau mereka adalah calon-calon jenius bangsa yang bisa memajukan Indonesia. Lalu fakta miris kedua mengenai plastic waste, taukah kalian bahwa Indonesia produsen sampah plastik di laut terbesar kedua sekitar 180 juta ton sampah yang kita sumbang ke lautan dunia, bayangkan jika kita lagi berselancar tiba-tiba sekumpulan sampah menemani kita, mau dilanjut apa udahan surfingnya? Apakah kita mau berenang dengan sampah? Fakta ketiga masih dari laut ternyata kita harus bertanggung jawab atas kematian 10 juta ekor hiu tiap taunnya yang kita bantai dengan sadis, dan Indonesia menjadi negara terbesar dengan kasus perburuan hiu di dunia dibandingkan 20 negara lainnya. Fakta terakhir yang ga kalah miris mengenai deforestasi, indonesia memiliki tingkat deforestasi tertinggi dalam satu dekade terakhir buktinya dulu luas hutan kita adalah 162 juta hektar dan sekarang hanya 98 juta hektar hal ini membuat Indonesia sebagai produsen emisi gas rumah kaca terbesar ketiga di dunia karena kita terus mengikis paru-paru kita, penurut pengamat luas hutan yang kita menghancurkan setara dengan 300 lapangan bola setiap jamnya, dengan pembakaran hutan yang baru-baru ini terjadi di kalimantan belum lagi pembalakan liar yang terus terjadi. 

  

” Ketika sudah tidak ada ikan untuk ditangkap dan sudah tidak ada kayu untuk ditebang, manusia akan sadar bahwa uang tidak bisa dimakan”

Bagaimana peran pemerintah kita? Susah memang untuk mengawasi kelompok-kelompok manusia apalagi membuat mereka menerapkan ideologi yang sama, tapi apa yang pemerintah kita lakukan patut diacungi jempol menurut catatan 40% penebangan hutan liar menurun dalam satu dekade terakhir, sarana prasarana pendidikan sudah hampir merata mencakup wilayah-wilayah terpencil di pelosok daerah, pengamanan barang selundupan di bandar udara ataupun di pelabuhan sudah sangat terasa, dilaut pun sering kita lihat di tivi kapal-kapal asing banyak yang sudah diamankan karena pemancingan ikan secara illegal.

We have to stop before we got nothing left, yang bisa kita lakukan untuk mendukung pemerintah cuma satu, yaitu didik diri sendiri saudara kita anak cucu kita untuk lebih sadar dan bergerak kepada perubahan yang menjadikan Indonesia pertiwi ini kembali ke tanah surga yang indah nan permai, gw percaya jika satu saat nanti kita bisa menguasai ego keserakahan, merawat dan memanfaatkan apa yang kita punya secara bijak kita akan menjadi negara maju tanpa tandingan, hanya pendidikan yang lebih baik yang mampu menyadarkan hati nurani sebelum kita di murka oleh sang pemilik bumi akan apa yang kita perbuat sebagaimana kaum-kaum terdahulu dimusnahkan hanya dalam satu malam.

Well gw sedikit emosional pas nulis artikel ini entah kenapa, gw bukan politisi bukan juga pengamat lingkungan hidup, bukan pejuang sosial apalagi seorang nasionalis, gw hanya seorang rakyat biasa yang yakin Indonesia bisa berubah, we are a diamond taking shape guys! semua sumber diatas kalo mau detailnya bisa dicari di situs media surat kabar, perlu dicatat gw tidak ada maksud sama sekali untuk menceritakan dunia tentang kekurangan Indonesia, gw hanya berharap ada segelintir orang yg tergerak hatinya dan akhirnya dari mulut kemulut perubahan dimulai, amin.

Advertisements
This entry was posted in March 2016. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s